PT Borneo Alumindo Prima (PT BAP) mengerahkan 42 personel dan 10 unit alat berat untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang. Penanganan dimulai sejak kebakaran terdeteksi pada Selasa (25/8/2026) dan terus diperkuat seiring api yang merambat ke arah timur.

Medan Rawa Jadi Tantangan Terbesar

Manager Humas PT BAP, Budi Mateus, mengungkapkan bahwa kondisi medan menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Sebagian lokasi merupakan lahan rawa dengan tanah lunak dan berlumpur sehingga kendaraan pemadam dan alat berat tidak bisa menjangkau seluruh titik api.

“Medannya sebagian besar rawa. Ada lokasi yang tidak bisa dijangkau kendaraan. Personel harus masuk langsung membawa mesin dan peralatan pemadam,” ujar Budi.

Untuk menjangkau titik api di area rawa, personel terpaksa masuk langsung ke dalam area tersebut dengan membawa mesin dan peralatan pemadam secara manual. Sejumlah alat berat bahkan mengalami ambles saat membuka akses menuju lokasi kebakaran.

Penanganan Diperkuat Bertahap

Sejak hari pertama, sekitar 30 personel dikerahkan bersama bulldozer, excavator, dan mesin pemadam. Pada hari berikutnya, enam unit alat berat tambahan dikerahkan untuk membuka akses dan membuat sekat bakar. Satu unit drone juga digunakan untuk memantau pergerakan api dari udara guna membantu tim menentukan lokasi penanganan yang paling mendesak.

PT BAP kemudian menggabungkan kekuatan bersama PT PSL dengan dukungan BKO pada hari ketiga — total 10 unit alat berat, mesin pemadam, pompa, dan peralatan portabel dikerahkan untuk mempercepat pengendalian kebakaran.

Pemantauan Tetap Dilanjutkan

Meski sejumlah titik api mulai berhasil dikendalikan, kondisi belum sepenuhnya aman. Titik-titik yang sudah dipadamkan tetap dipantau mengingat cuaca panas dan angin kencang berpotensi memicu api kembali muncul.

“Pemadaman terus dilakukan. Titik yang sudah padam tetap kami pantau karena masih ada potensi api muncul kembali,” tegas Budi.

Baca juga:
Kenali Gejala ISPA dan Cara Mengatasinya saat Kabut Asap Melanda Ketapang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *