Posts Slider
Health
Tips Produktif Bekerja dari Rumah saat Kabut Asap Melanda Ketapang
Di tengah kabut asap akibat karhutla yang masih melanda Ketapang, bekerja dari rumah menjadi pilihan yang lebih aman bagi banyak pekerja. Namun tantangannya nyata — fokus menurun, batas antara kerja dan istirahat kabur, dan kualitas udara yang buruk bisa mempengaruhi kondisi tubuh. Ini dia tips produktif bekerja dari rumah yang bisa langsung diterapkan!
1. Buat Ruang Kerja Khusus

Pilih satu sudut atau ruangan khusus sebagai “kantor” di rumah. Ruang kerja yang terpisah dari area istirahat membantu otak untuk masuk ke mode kerja dan meningkatkan fokus. Pastikan meja dan kursi ergonomis agar punggung tidak pegal saat bekerja berjam-jam. Tutup rapat jendela dan pintu untuk mencegah kabut asap masuk ke dalam ruangan.
2. Buat Jadwal Kerja yang Terstruktur
Tanpa jadwal yang jelas, hari kerja dari rumah bisa terasa kacau. Buat to-do list di awal hari, tetapkan jam mulai dan selesai kerja yang konsisten, dan ambil jeda istirahat yang teratur — misalnya 5-10 menit setiap jam. Jadwal yang terstruktur membantu menjaga ritme kerja dan mencegah kelelahan berlebihan.
3. Jaga Kualitas Udara di Dalam Rumah

Ini yang sering terlupakan saat WFH di musim asap. Tutup rapat pintu dan jendela agar partikel kabut asap tidak masuk ke dalam ruangan. Jika memiliki air purifier, aktifkan selama bekerja untuk menjaga kualitas udara dalam ruangan. Hindari menyalakan obat nyamuk bakar atau merokok di dalam rumah karena dapat memperburuk kondisi udara yang sudah terdampak asap.
4. Tetap Aktif dan Jaga Kesehatan

Meski tidak bisa olahraga di luar, tetap aktif bergerak di dalam rumah sangat penting untuk menjaga produktivitas. Lakukan stretching ringan setiap 1-2 jam untuk mencegah pegal dan kebas. Konsumsi air putih yang cukup dan makan makanan bergizi — vitamin C dari buah-buahan membantu menjaga daya tahan tubuh dari paparan polutan.
5. Manfaatkan Teknologi untuk Tetap Terhubung
Kabut asap tidak boleh memutus komunikasi dengan rekan kerja. Manfaatkan aplikasi video call seperti Zoom atau Google Meet untuk rapat, serta aplikasi manajemen tugas seperti Trello atau Notion untuk koordinasi proyek. Tetap responsif terhadap pesan dan email agar alur kerja tetap berjalan lancar meski bekerja dari rumah.
Kabut asap memang tidak bisa dikontrol, tapi produktivitas kamu bisa! Dengan persiapan yang tepat, bekerja dari rumah di tengah kabut asap Ketapang bisa tetap efektif dan menyehatkan.
Baca juga:
Kenali Gejala ISPA dan Cara Mengatasinya saat Kabut Asap Melanda Ketapang
Economy
Posts Carousel
Latest News
86 Hari Menanti, Hujan Akhirnya Turun di Ketapang
Setelah 86 hari tanpa hujan, Kota Ketapang dan sebagian besar wilayah Kabupaten Ketapang akhirnya diguyur hujan pada Minggu (27/9). Hujan mulai turun di sejumlah wilayah sejak siang hari, sementara hujan…
5 Destinasi Weekend Getaway dari Ketapang yang Bisa Dicapai dalam Sehari
Akhir pekan tiba, tapi bingung mau ke mana dari Ketapang? Tenang, Bumi Ale-Ale dan sekitarnya menyimpan banyak destinasi seru yang bisa kamu jangkau dalam sehari. Dari pantai hingga sejarah, ini…
Dari Lahan Gambut Kayong ke Panggung Dunia, Ini Kisah Kopi Liberika Kalimantan Barat
Di sebuah desa kecil bernama Podorukun, Kecamatan Seponti, Kayong Utara, para petani menanam kopi di tanah yang tak biasa — lahan gambut yang hanya 5 hingga 7 meter dari permukaan…
Ketapang Gandeng Solidaridad untuk Kembangkan Bentang Alam Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Ketapang membahas draft kesepakatan bersama dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia terkait kerja sama kajian, pengembangan, dan promosi bentang alam berkelanjutan. Pembahasan berlangsung secara daring dan diikuti Sekretaris Daerah…
Rahadi Oesman, Pejuang Muda Ketapang yang Namanya Kini Diabadikan di Bandara
Setiap kali warga Ketapang dan wisatawan tiba di Bandara Rahadi Oesman, mereka menapaki tanah yang menyimpan kisah perjuangan luar biasa — kisah seorang pemuda berusia 25 tahun yang rela meninggalkan…