Musim kemarau telah tiba dan kabut asap akibat karhutla mulai mengancam kualitas udara di Kalimantan Barat, termasuk Ketapang. Berdasarkan pemantauan hotspot satelit, Kalimantan Barat tercatat memiliki ratusan titik panas yang berpotensi memperburuk kualitas udara dalam waktu dekat. Yuk, jaga kesehatan dengan lima tips berikut ini!
1. Wajib Pakai Masker N95 atau KN95

2. Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Ketika indeks kualitas udara menunjukkan level tidak sehat, batasi kegiatan di luar rumah semaksimal mungkin. Tutup rapat pintu, jendela, dan ventilasi rumah saat kabut asap tebal untuk mencegah partikel berbahaya masuk ke dalam ruangan. Jika memiliki air purifier, aktifkan selama kabut asap berlangsung.
3. Perbanyak Minum Air Putih

Suhu udara yang lebih panas selama kemarau meningkatkan risiko dehidrasi. Perbanyak konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Kemenkes juga mengingatkan bahwa konsumsi air putih yang cukup penting untuk membantu daya tahan tubuh menghadapi paparan polutan udara.
4. Jaga Asupan Makanan Bergizi

Tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup untuk mempertahankan kondisi kesehatan di tengah kabut asap. Pastikan menu harian tetap seimbang dengan sayur, buah, dan protein yang cukup. Hindari merokok karena dapat memperberat iritasi saluran napas yang sudah terpapar asap karhutla.
5. Kenali Gejala ISPA dan Segera ke Fasilitas Kesehatan

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah risiko kesehatan paling umum saat kabut asap melanda. Waspadai gejala seperti batuk yang tidak membaik, sesak napas, demam tinggi, atau nyeri dada. Jangan tunda pemeriksaan medis — segera ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala tersebut. Perhatikan ekstra untuk kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit paru.
Jaga diri dan keluarga, Bumi Ale-Ale! Musim kemarau bukan halangan untuk tetap sehat selama kita waspada dan menjaga pola hidup bersih.
Baca juga:
Padel Sudah Masuk Ketapang! Kenalan dengan Olahraga Raket yang Lagi Viral di Indonesia