Di Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, berdiri sebuah kompleks makam tua yang menjadi salah satu bukti arkeologis paling penting tentang masuknya Islam di Kalimantan Barat. Inilah Makam Keramat Tujuh — situs bersejarah yang telah ada sejak abad ke-14 dan masih diziarahi ribuan pengunjung hingga hari ini.

Tujuh Makam yang Menyimpan Sejarah Panjang

Kompleks Makam Keramat Tujuh terdiri dari dua bangunan bercungkup. Bangunan utama yang lebih besar berukuran 240 meter persegi berisi lima makam, sementara bangunan kedua yang lebih kecil berisi dua makam — menjadikan total tujuh makam yang memberi nama pada situs ini.

Yang menjadikan situs ini istimewa adalah keberadaan nisan-nisan kuno yang bertuliskan kaligrafi Arab dan huruf Jawa — sebuah bukti nyata akulturasi budaya Islam dan Hindu yang pernah terjadi di Ketapang. Salah satu nisan di kompleks ini bertahun 1363 Saka atau 1441 Masehi, sementara nisan lainnya bertahun 1365 kalender Saka Bali. Artinya, Islam sudah berkembang di Ketapang bahkan sebelum era itu — menjadikan situs ini salah satu bukti arkeologis paling tua tentang penyebaran Islam di Kalimantan Barat.

Makam Para Penyebar Islam dari Abad ke-14

Makam Keramat Tujuh merupakan salah satu makam tua di Ketapang yang terbuat dari batu berukir kaligrafi Arab dan huruf Jawa pada kaki makam — bukti akulturasi budaya Islam dan Hindu di Ketapang. Para tokoh yang dimakamkan di sini diyakini sebagai ulama dan penyebar Islam yang datang ke Kalimantan Barat pada abad ke-14, bersamaan dengan pengaruh Kesultanan Matan yang merupakan kerajaan Islam tertua di Kalimantan Barat.

Seiring waktu, kompleks ini juga menjadi tempat pemakaman kerabat Kesultanan Matan yang mangkat — menjadikannya bagian penting dari warisan sejarah kerajaan Islam di Bumi Ale-Ale.

Destinasi Wisata Religi yang Tak Pernah Sepi

Makam Keramat Tujuh cukup populer di kalangan peziarah, baik lokal maupun mancanegara, terutama saat perayaan Hari Raya Islam. Pengunjung datang dari Pontianak, Ketapang, bahkan dari berbagai daerah lain untuk berziarah dan mengenal lebih dekat sejarah Islam di Kalimantan Barat.

Situs ini kini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya dan dijaga oleh juru kunci makam. Bagi pecinta sejarah dan wisata religi, Makam Keramat Tujuh menawarkan pengalaman yang memadukan nilai spiritual dengan kekayaan sejarah peradaban Islam di tanah Borneo.

Baca juga:
Mengenal Padang 12 Ketapang, Legenda Kota Gaib yang Masih Jadi Misteri Kalimantan Barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *